Oleh Admin JasaTukang · 2026-10-13
Utamakan keselamatan penghuni
Jauhkan orang, perabot, dan perangkat listrik dari tetesan. Jika air mendekati lampu, stop kontak, atau panel listrik, matikan aliran pada bagian yang aman dijangkau dan hubungi tenaga yang sesuai. Jangan memanjat atap yang basah atau bekerja saat hujan dan angin kencang.
Kurangi kerusakan di dalam rumah
Gunakan wadah penampung dan alas tahan air. Keringkan genangan secepatnya agar lantai tidak licin dan kelembapan tidak menyebar. Jangan menutup plafon yang basah sebelum sumber air ditemukan dan bagian di atasnya kering.
Dokumentasikan pola kebocoran
Foto titik tetesan, noda plafon, sambungan dinding, dan kondisi setelah hujan. Catat kapan bocor muncul, arah angin, serta apakah terjadi hanya saat hujan deras. Informasi ini membantu membedakan masalah genteng, talang, flashing, sambungan, atau pipa.
Minta pemeriksaan dari sisi yang aman
Pemeriksaan sebaiknya mencakup penutup atap, bubungan, sekrup, sambungan, talang, pembuangan air, dan lapisan kedap air. Minta mitra menjelaskan bagian yang rusak dan menunjukkan foto sebelum menyarankan penggantian.
Sepakati batas perbaikan
Pastikan penawaran menyebut area yang ditangani, material, metode, garansi pekerjaan bila ada, serta kondisi yang dapat menambah biaya. Setelah perbaikan, lakukan pemeriksaan visual dan uji aliran air hanya bila aman.
Mulai Rencana Rumah Anda